7 Manfaat Puasa Menurut Hadits Nabi

Diposting pada

Setiap perintah dan larangan Allah tidak ada yang sia-sia, seluruhnya memiliki hikmah dan kemaslahatan.
Kemaslahatan ini tidak hanya dirasakan didunia, tetapi juga dirasakan kelak di akhirat.
Demikian pula ibadah puasa, ada banyak hikmah serta manfaat jika mengerjakannya, hikmah puasa itu tidak hanya didapat dari penjelasan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam, tetapi juga dari pengalaman orang yang mengerjakannya.

Izzuddin bin Abdis Salam dalam kitab Maqashidus Shaum mengumpulkan banyak riwayat terkait manfaat dan hikmah ibadah puasa.
Dari sekian banyak riwayat tersebut, ia menyimpulkan ada delapan manfaat puasa yang perlu kita perhatikan, Ia mengatakan.

للصوم فوائد: رفع الدرجات، وتكفير الخطيئات، وكسر الشهوات، وتكثير الصدقات، وتوفير الطاعات، وشكر عالم الخفيات، والانزجار عن خواطر المعاصي والمخالفات

Artinya, “Puasa memiliki beberapa faidah: meningkatkan kualitas (iman), menghapus kesalahan, mengendalikan syahwat, memperbanyak sedekah, menyempurnakan ketaatan, meningkatkan rasa syukur, dan mencegah diri dari perbuatan maksiat.”

Bulan Ramadhan merupakan wadah untuk memperbaiki kualitas keimanan dan ketakwaan, pada bulan ini dibuka pintu ampunan serta kebaikan seluas-luasnya.
Dalam hadis, Rasulullah mengatakan,
“Jika bulan Ramadhan telah datang, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu,” (HR Bukhari).

Selain ajang peningkatan iman dan takwa, puasa juga dapat menghapus dosa manusia, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam berkata
“Siapa yang puasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan, maka dosanya diampuni,” (HR Bukhari).

Puasa juga dapat difungsikan sebagai latihan mengendalikan syahwat, sebab syahwat sangat mudah dikendalikan dalam kondisi lapar. Pada saat lapar, pikiran manusia hanya tertuju pada makan dan minum. Dalam situasi seperti ini, hasrat untuk melakukan aktivitas lain atau maksiat dapat diminimalisasi.

Dalam kondisi lapar juga, manusia biasanya ingat dan sadar begitu berharganya nikmat yang Allah berikan, walaupun sekilas terlihat sedikit.
Melalui ibadah puasa, manusia bisa merasakan kelaparan dan rasa haus yang dirasakan oleh orang-orang miskin, sehingga dengan perasaan tersebut mereka terdorong untuk memperbanyak sedekah.

Semoga kita dapat merasakan dan mewujudkan beberapa hikmah puasa yang disebutkan di atas, supaya puasa yang kita lakukan tidak hanya sekedar menahan haus dan lapar, tetapi juga bisa meraih hikmah serta merasakan tujuan puasa itu sendiri. Wallahu a’lam.

(Hengki Ferdiansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *