Betapa Dahsyat Dan Sakitnya Sakaratul Maut

Diposting pada

Betapa Dahsyat Dan Sakitnya Sakaratul Maut – Rambu Islam, hadirnya malaikat pencabut nyawa atau malaikat maut njadi tanda sakaratul maut.

Mutrif bin Abdullah berkata ” Aku tidak heran kepada orang yang wafat dalam kondisi su’ul khotimah, aku hanya heran kepada orang yang meninggal dalam kondisi khusnul khotimah. Tidaklah Allah swt memberikan anugerah kepada seorang hamba dengan nikmat yang lebih agung daripada meninggal dengan keadaan khusnul khotimah ( meninggal membawa agama islam )

Mengapa manusia sekelas Mutrif bin Abdullah tak heran dengan orang yang meninggal dalam kondisi tidak membawa agama islam? Sebab amat sulit dan pedihnya sakaratul maut hingga tidak semua orang dapat melewati rintangan tersebut.

Saya akan membawa sekelumit cerita tentang sakarotul maut atau menjelang wafat. Maksudnya tidak untuk menakut-nakuti namun untuk mawas diri dan sebagai renungan betapa dahsyatnya sakarotul maut dan apa yang kita persiapkan untuk menghadapinya?

 

Kaab al-aKhbar berkata: “Perumpaan dahsyatnya sakarotul maut layaknya pohon penuh duri yang dimasukkan ke dalam bagian dari tubuh manusia yang berlubang. Lalu dari setiap duri tersebut ditusukkan ke setiap saraf manusia. Selepas duri-duri itu menusuk di setiap saraf manusia, kemudian ditarik dengan sekuat-kuatnya hingga putuslah saraf-saraf tersebut.

Diceritakan, pada saat malaikat Izroil usai mengambil nyawa Nabi Musa AS, maka malaikat Izroil bertanya: “Bagaimana rasanya sakarotul maut wahai Musa?” Kemudian Nabi Musa menjawab: “Seperti kambing yang diambil kulitnya ketika dalam keadaan hidup.”

Diantara mukjizat Nabi Isa ialah bisa menghidupkan kembali manusia yang telah mati. Pada saat Nabi Isa menghidupkan kembali Sam Bin Nuh, beliau bertanya: “Sejak kapan kamu meninggal ?” Saam menjawab: “Sejak 4.000 tahun silam. Nabi Isa kembali bertanya: “Bagaimana kamu dapatkan rasa sakarotul maut?” Saam menjawab: “Hingga sekarang belum hilang rasa sakitnya sakarotul-maut di tubuhku.”

Semoga dengan adanya cerita tersebut diatas hati kita tersadar untuk lebih meningkatkan amalan-amalan sholeh dan menghindari dari segala hal yang berbau maksiat sehingga pada saat kita bertemu dengan sakarotul-maut. Allah SWT memberi rahmatnya untuk kita dalam bentuk yang ringan dan mudahnya nyawa kita keluar dari jazad kita dan semoga Allah SWT menutup hidup kita dengan membawa iman, khusnul-khotimah amiin…

 

sumber : forsansalaf

One thought on “Betapa Dahsyat Dan Sakitnya Sakaratul Maut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *