Doa dan Pesan Nisfu Sya’ban Gus Mus

Diposting pada

Mendekati datangnya malam Nishfu Sya’ban, Pengasuh PP Raudlatut Thalibin Leteh, Rembang KH Ahmad Mustofa Bisri menyampaikan pesan dan permintaan untuk seluruh masyarakat, terutama yang pernah dikaitkan dengannya.

 

Sebagai insan biasa, Gus Mus meminta maaf atas semua kesalahan dan kekhilafannya. Bahkan Mustasyar PBNU ini juga member maaf untuk siapa saja yang pernah menyalahinya.

 

“Menjelang Nishfu Sya’ban, dari Allah aku mohon disaksikan bahwa aku telah memberikan maaf kepada siapa saja yang pernah menyalahiku baik disengaja atau tidak dari kalian semua yang sempat bergaul seperti dikutip NU Online dari akun Facebook pribadinya.

 

 

Keberuntungan manusia pada saat Allah mencatatnya sebagai hamba yang patut memperoleh ampunan dan rahmat. Oleh karena itu, Rais Aam PBNU 2014-2015 ini berharap, semoga kita sebagai umat Islam tertulis sebagai hamba Allah yang patut memperoleh ampunan-Nya.

 

“Semoga Allah menulis kita semua sebagai hamba-hambaNya yang pantas memperoleh ampunan dan kasih sayangNya. Amin,” doa Gus Mus.

 

Nishfu Sya’ban adalah momentum di mana semua catatan amal manusia di dunia ditutup dan sekaligus dibuka kembali catatan yang baru.

 

 

Karena itu, pada malam yang begitu penting ini, umat Islam begitu dianjurkan untuk membaca beberapa amalan wirid dan dzikir dalam bentuk doa bersama-sama atau istighotsah untuk menutup juga sekaligus membuka lembaran catatan amalan yang baik.

 

Sumber : nu online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *