Kisah Luar biasa Tentang Keutamaan Bersedekah

Diposting pada

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda, “Sedekah dapat menolak balak atau mara bahaya serta menjadikan umur panjang.”

Pada zaman Nabi Sulaiman Alaihis Salam, hidup seorang lelaki yang mempunyai pohon besar di samping rumahnya, di atas pohon tersebut terdapat sarang burung yang berisi beberapa anak merpati

Kemudian istri dari lelaki itu meminta ia untuk memanjat pohon besar itu dan mengambil anak merpati untuk dijadikan makanan bagi anak-anak mereka, Lelaki itu pun lalu melakukanya.

Selepas kejadian itu, induk merpati menghadap baginda Nabi Sulaiman Alaihis Salam, sang induk menceritakan kejadian tersebut, akhirnya Nabi Sulaiman Alaihis Salam mengundang lelaki itu dan menyuruhnya untuk bertobat.
Lelaki itu berjanji kepada Nabi Sulaiman Alaihis Salam untuk tidak akan mengulangi perbuatannya tadi.

Suatu hari, si istri menyuruhnya untuk mengambil anak merpati lagi, Lelaki itu pun berkata kepada istrinya, “Aku tidak akan melakukanya lagi, sebab Nabi Sulaiman Alaihis Salam telah melarangku untuk berbuat yang demikian.”

Istrinya menjawab, “Apakah kamu menyangka Nabi Sulaiman Alaihis Salam akan mempedulikan dirimu atau merpati itu? Sedangkan ia selalu sibuk dengan urusan kerajaannya.”

Sang istri tidak berhenti-henti membujuknya supaya ia mau melakukanya lagi, hingga akhirnya ia terbujuk juga.
Seperti biasanya ia memanjat pohon besar itu lalu mengambil anak merpati lagi.

Induk merpati kembali menghadap Nabi Sulaiman Alaihis Salam dan mengadukan kejadian itu.
Nabi Sulaiman Alaihis Salam pun menjadi marah karenanya, kemudian Nabi Sulaiman Alaihis Salam memanggil dua setan, yang satu berasal dari ujung timur dan yang satunya berasal dari penjuru barat.

Nabi Sulaiman Alaihis Salam berkata kepada dua setan itu, “Jagalah pohon besar itu, dan ketika laki-laki itu mengulangi perbuatannya mengambil anak merpati itu. Raih kedua kakinya dan jatuhkan ia dari pohon itu.”

Kedua setan itu pun bergegas pergi dan menjaga pohon itu.

Ketika merpati sudah beranak lagi, lelaki itu segera memanjat dan meletakkan kedua kakinya pada pohon itu, tiba-tiba datanglah seorang pengemis mengetuk pintu rumahnya, lalu ia menyuruh istrinya untuk memberikan sesuatu pada pengemis itu.

Lalu istrinya berkata, “Aku tidak punya apa-apa.” Lelaki itu turun dari pohon lalu mengambil segenggam makanan, kemudian ia memberikanya kepada si pengemis itu, setelah itu ia kembali memanjat pohon dan mengambil anak merpati.

Setelah itu, merpati kembali menghadap Nabi Sulaiman Alaihis Salam dan mengadukan kejadian tersebut kepadanya.
Nabi Sulaiman Alaihis Salam bertambah marah, kemudian ia memanggil kedua setan yang diberi tugas menjaga pohon itu.

Nabi Sulaiman berkata pada kedua setan itu, “Kalian berdua telah mengkhianatiku!”

Dua setan itupun menjawab, “Kami sama sekali tidak menghianatimu, kami terus menjaga pohon itu, hanya saja ketika lelaki itu memanjat pohon datanglah seorang pengemis mengetuk pintu rumahnya.
Lalu ia memberikan segenggam gandum untuk pengemis itu, saat ia kembali memanjat pohon, kami sudah bergegas untuk meraihnya, tetapi tiba-tiba Allah mengutus dua malaikat.
Salah satu dari mereka meraih leherku dan melemparku sampai di tempat terbitnya matahari, sedang yang satunya lagi meraih leher sahabatku dan melemparnya sampai di tempat terbenamnya matahari.”

Demikianlah sebuah cerita dari Kitab Tanqihul Qaulil Hatsits karya Syekh Nawawi Al-Bantani.
Betapa sedekah dapat menjadi sebab dihindarkannya seseorang dari mara bahaya, sementara yang disedekahkan adalah barang halal, namun jika yang disedekahkan adalah barang yang haram pasti akan berbuah celaka.

Rasulullah Shalallahi ‘Alaihi Wasallam bersabda yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik
“Sungguh, di dalam neraka terdapat rumah yang disebut baitul huzni (rumah kesusahan). Allah menyediakannya untuk orang yang bersedekah dari barang yang haram.”

(Zaenal Faizin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *