Kisah Sholat Abu Bakar Ash Shiddiq R.A.

Diposting pada

Kisah Sholat Abu Bakar Ash Shiddiq R.A.Rambu Islam,

Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu ‘anhu adalah termasuk kalangan orang-orang shalih, sekaligus salah satu dari sahabat utama yang dekat dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, imam yang utama dari sejumlah sahabat yang lainnya.

Beliau telah menghabiskan hidup dan segenap jiwa raganya, harta kekayaannya serta waktunya untuk diinfakkan serta berjihad dijalan Allah.
Termasuk memberikan pelayanan dalam dakwah serta penyampaian wahyu.

Dialah sahabat Rasulullah Abu Bakar yang nama lengkapnya Abdullah bin Abi Quhafah Al Qurasyi At Tamimi yang terkenal dengan sebutan Abu Bakar Asy Syiddiq.
Beliau sangat mudah mencucurkan air mata saat membaca Al Quran dalam sholatnya.
Hal ini disebabkan karena banyaknya pengalaman hidup beliau bersama Al Quran.
Sehingga beliau tidak mampu menahan perasaannya dari kejadian-kejadian yang pernah dialaminya ketika membaca Al Quran.

Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits Aisyah Radhiyallahu ‘anha ketika Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata :
“Mereka melalui Abu Bakar yang sedang sholat bersama dengan yang lainnya.”

Aisyah menuturkan, Saya pun berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
“Wahai Rasulullah, sesungguhnya Abu Bakar adalah seorang laki-laki yang lembut hatinya, apabila telah membaca Al Quran beliau tidak mampu menahan cucuran air mata dari keduanya.” (HR Muslim)

Adapun kekhusyukan beliau serta tangisan beliau didalam sholat, benar-benar berpengaruh besar kepada orang-orang di sekelilingnya.
Hal ini menyebabkan orang-orang Quraisy yang menguasai Mekah pada waktu itu mengajukan sejumlah syarat kepada beliau ketika beliau menunaikan sholat.
Akhirnya kaum kafir Quraisy menemui Ibnu Ad-Daghinah yang saat itu memberikan jaminan keamana kepada Abu Bakar Ash Shiddiq.
Mereka berkata kepadanya, “Wahai Ibnu Ad Daghinah, suruhlah Abu Bakar untuk beribadah kepada Rabbnya dirumahnya, hendaklah dia shalat serta membaca apa yang dia kehendaki dan janganlah dia menyakiti kami, sesungguhnya kami khawatir perkara itu menjadi fitnah bagi anak serta istri kami.”

Ibnu Ad-Daghinah pun mengatakan hal itu kepada Abu Bakar, sehingga beliau mulai beribadah kepada Allah dirumahnya, dengan tidak mengeraskan sholatnya begitupun dengan bacaannya.
Kemudian Abu Bakar mulai membangun sebuah masjid dihalaman rumahnya, beliau sholat serta membaca Al Quran di masjid itu.
Pada saat itu, berkumpullah istri-istri dari kalangan orang musyrik serta anak-anak mereka, mereka begitu kagum akan shalat yang didirikan Abu Bakar dengan terus memperhatikannya.
Abu Bakar adalah seorang laki-laki yang sering menangis, beliau tidak bisa menahan air matanya ketika membaca AL Quran (Kisah ini diriwayatkan oleh Al Bukhari dan Ibnu Hiban)

Sahl bin Sa’d dia berkata, “Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu tidak pernah melirik ketika dalam sholatnya.” (Fadhail Ash Shahabat I/208, Imam Ahmad)

Mujahis menuturkan, “Keadaan Ibnu Az Zubair ketika dia berdiri menunaikan shalat, seperti sebuah kayu yang kokoh (tidak bergerak).”
Dikisahkan pula bahwa Abu Bakar pun seperti itu ketika shalat. Abdurrazaq berkata, “Penduduk Mekah menuturkan bahwa Ibnu Zubair mencontoh sholat dari Abu Bakar, dan Abu Bakar mencontohnya dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (Fadhail Ash Shahabat I/208, Imam Ahmad)

 

(source) Kisah Muslim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *